22 Desember 2007

Pemotongan Hewan Kurban pada Idul Adha 1428H

Pada Hari Sabtu tanggal 22 Desember 2007, Dewan Pimpinan Ranting Rangkepanjaya mengadakan pemotongan hewan kurban dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1428 H. Acara tersebut kali ini mengambil lokasi di RT04/RW01, Kelurahan Rangkepanjaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Hewan kurban berupa sapi jantan dewasa dan menghasilkan beberapa paket daging kurban yang disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di lingkungan RT04/RW01 atau yang berhak menerimanya (Dokumentasi Foto).

17 Desember 2007

Musyawarah Cabang Pancoran Mas Kota Depok, PKS

Pada hari Ahad, tanggal 16 Desember 2007, bertempat di gedung MUI Depok, Jl. Nusantara Raya No. 57, Kota Depok diselenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) Pancoran Mas, Partai Keadilan Sejahtera. Acara dibuka sekitar pukul 09.35 wib dengan Tilawah dan berakhir sekitar pukul 17.30 wib dan ditutup dengan doa. Pada acara Muscab ini Dewan pengurus ranting (DPR) Rangkepanjaya diwakili oleh Ketua Umum (yang bertindak sebagai Utusan) dan perwakilan dari Divisi Kebijakan Publik (yang bertindak sebagai Peninjau untuk selanjutnya bertindak sebagai Utusan mewakili yang berhalangan hadir).

Muscab kali ini mengambil tema "Menyongsong Pemenangan Pilgub 2008 dan Pemilu 2009". Ada dua agenda utama Muscab kali ini, yaitu:
  • Sidang pertanggung jawaban pengurus DPC periode 2005-2007
  • Pemilihan Ketua DPC Pancoran Mas (PanMas)periode (yang akan datang) 2008-2010
Menanggapi laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus DPC periode 2005-2007 yang dibacakan oleh Ketua Umum periode tersebut (Yaya Hidayatullah), dibentuk dua komisi yang juga dimaksudkan menghasilkan beberapa rekomendasi untuk kepengurusan DPC yang akan datang (2008-2010) berdasarkan evaluasi LPJ pengurus sebelumnya. Komisi-komisi yang juga diikuti semua peserta Muscab (dari unsur Utusan maupun Peninjau) tersebut adalah komisi kaderisasi yang dipimpin oleh R. Setiawan dan komisi pemenangan pemilu yang dipimpin oleh H. Muhammad Hafid Nasir.

Sebelum acara puncak, yaitu pemilihan ketua DPC PanMas periode 2008-2010, masing-masing kandidat ketua umum, yang berjumlah 3 orang, yang sebelumnya telah dipilih oleh suatu formatur, diberi kesempatan memaparkan visi dan misi masing-masing. Ketiga kandidat tersebut adalah: H. Muhammad Hafid Nasir, R. Setiawan, dan Aka Prawira. Pada awalnya, penentuan ketua umum yang baru sangat diusahakan melalui mekanisme mufakat baik oleh panitia pengarah maupun seluruh peserta. Melalui perdebatan yang panjang akhirnya disepakati oleh semua yang terlibat, bahwa penentuan ketua umum yang baru dilakukan melalui mekanisme voting terbuka. Sekitar pukul 17.17 wib ketua umum DPC periode 2008-2010 sudah dapat diketahui, yaitu H. Muhammad Hafid Nasir. Selanjutnya ketua umum yang baru dan ketua umum sebelumnya membentuk formatur untuk menyusun kepengurusan DPC yang akan datang.

H. Muhammad Hafid Nasir aktif di Dewan Pimpinan Daerah (DPD), seperti DPD Kota Bandung, sebagai Kabid Ekonomi (1989-1993); DPD Kota Depok, sebagai staff Kebijakan Publik (2001) dan Lapilu (2002-2003). Bapak 7 anak yang pernah mengisi posisi sekretaris perhimpunan pelajar muslim se-eropa cabang Berlin (1989-1993), mengakhiri kiprahnya di DPD Kota Depok sebagai sekretaris umum (2003-2007). Setelah beberapa acara simbolik (penyerahan cinderamata kepada ketua umum sebelumnya dari salah satu kelompok utusan, laporan pertanggungjawaban dan kunci sekretariat DPC dari ketua umum sebelumnya kepada ketua umum yang baru), acara Muscab diakhiri pada pukul 17.30 dengan doa.

29 September 2007

Dialog Interaktif antara tokoh masyarakat, Aleg FPKS Depok dan Pemda Depok

Pada tanggal 29 September 2007, Dewan Pengurus Ranting (DPR) Rangkepanjaya bersama Kelompok Kerja Situ Asih mengadakan Acara Dialog Interaktif antara tokoh masyarakat, Aleg FPKS Depok dan Pemda Depok. kegiatan bertempat di halaman dan Pendopo Situ Asih RW 8 Rangkepanjaya Depok. Acara ini dilanjutkan dengan buka puasa bersama di tempat yang sama. Turut hadir dalam acara ini Jajaran Pemda Kota Depok, yaitu Wakil Walikota Depok - Bpk. Yuyun Wirasaputra, Camat Pancoran Mas - Bpk. Adjad Sudradjad, Lurah Rangkepanjaya - Bpk Ade Wawan Wirawan, Ketua Kelompok Kerja Setu Asih Pulo - Bpk. Mahmudin Sudin, Koramil Depok, dan Anggota Legislatif dari FPKS Kota Depok - Bpk. Adriyana Wirasantana dan Ibu Nuri Wasisaningsih (dokumentasi foto).

Wakil Walikota Depok dalam kata sambutannya memaparkan beberapa program Pemda Depok yang sedang dan akan berjalan, seperti program pengelolaan setu (danau), pengukuran indeks kepuasan masyarakat, Forum Musrembang (Musyawarah Rencana Pembangunan) yang dimulai dari tingkat desa/kelurahan, dan lain-lain. Tidak lupa juga, Wakil Walikota Depok menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kelompok Kerja Setu Asih yang mengelola danau tersebut dengan sebaik-baiknya. Keberadaan Setu ASih tidak saja dinikmati oleh masyarakat sekitar - seperti tempat rekreasi, tapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lain di luar kawasan Setu - seperti minimalisasi banjir, penampung cadangan air, dan lain-lain.

Beberapa informasi penting terkait program pemda Depok juga disampaikan oleh Anggota Legislatif dari FPKS Depok dari komisi C, Bpk. Adriyana Wirasantana, seperti:
  • Rencana Jangka Panjang Depok.
  • Rencana pembangunan jalan tol (yang merupakan program pemerintah pusat) dan akan berpengaruh terhadap revisi tataruang Depok.
  • Pemekaran Kecamatan yang sudah ada sekarang dari 6 menjadi 11.
  • Proses penyusunan beberapa perda, seperti perda parkir, KTP dan akte kelahiran.
  • Penghargaan oleh KPK kepada Pemda Depok sebagai Pemda terbaik dalam hal transparansi penyelenggaraan proyek.
Ibu Nuri Wasisaningsih yang juga dari FPKS Depok menyampaikan beberapa hal penting terkait dunia pendidikan dan kesehatan, antara lain:
  • Minimnya anggaran pendidikan Kota Depok sekitar 10 Milyar Rupiah yang menjadi kendala pendidikan gratis di Depok.
  • Program buta aksara latin dan qur'an.
  • Rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Depok yang ada di Sawangan telah siap beroperasi dan hanya saja tinggal menunggu peraturan perda. Kemungkinan sekitar Bulan November RSUD sudah dapat digunakan.
  • Rangkepanjaya termasuk wilayah yang mendapatkan dana P2KP (Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan) untuk program-program fisik, sosial kebudayaan dan pemberdayaan ekonomi.
  • Dana santunan kematian untuk penduduk Kota Depok tidak berlaku surut. Untuk mempercepat proses pencairan dana, pada awalnya hanya pihak kelurahan saja yang melakukan validasi apakah sang ahli waris berhak mendapatkan dana santunan kematian. Kemudian pihak asuransi melakukan validasi ulang. Jika ternyata validasi yang dilakukan pihak asuransi menyatakan ahli waris tidak berhak menerima dana santunan kematian, maka pihak kelurahan berkewajiban menjelaskan atau mengganti dana santunan jika telah diberikan tersebut.

23 September 2007

Bakti Sosial Pasar: Sembako Murah, Pakaian Layak Pakai, dan Bazar

Pada tanggal 23 September 2007, DPR Rangkepanjaya mengadakan Bakti Sosial Penjualan Sembako Murah, Pakaian Murah Layak Pakai, dan Bazar Pakaian, Tas dan Sepatu. kegiatan bertempat di RW 04 sejak pukul 9 pagi sampai pukul 11.30 siang dengan target masyarakat kurang mampu di lingkungan RW 04 dan 05 Kelurahan Rangkepanjaya. Acara secara resmi diawali dengan pembacaan Tilawah (sdr. Sutan Maruf), kemudian beberapa sambutan oleh Ketua DPR Rangkepanjaya PKS (sdr. Ali Rasyid), Anggota Legislatif (sdri. Nuri Wasisaningsih), Lurah Rangkepanjaya (sdr. Ade Wawan Wirawan), dan perwakilan RW 04 (sdr. Herman). Penjualan sembako murah yang merupakan inti kegiatan ini telah berhasil terjual 300 paket sembako murah (bersubsidi) untuk masyarakat kurang mampu (dokumentasi foto). Acara serupa direncanakan juga akan diadakan di beberapa tempat berbeda.